...Sugeng Rawuh...Selamat Datang...

terserah orang mo pikir apa. yang penting gw gak melanggar norma agama. terserah orang mo bilang apa.yang penting gw gak melanggar hukum negara

Sorry kalo tulisan gw gak pake EYD. Gw bukan penulis apalagi penyair. jadi jangan harap untuk menemukan tulisan yang bagus disini. gw gak mo menyerang siapapun disini. gw hanya mo nulis gak perduli lu suka apa nggak. sekali lagi Sorry...Maaf...Nyuwon ngapunten...

Senin, 08 November 2010

BENCANA JANGAN DIBISNIS'IN...

MERAPI oh MERAPI
Amuk lahar yang datang hanguskan bumi
Tinggalkan arang penghuni desa pergi
Gemuruh batu hancurkan saudaraku
Ulurkan tangan bantulah sesamamu...


Itulah sedikit cuplikan lagu dari bung Falls yg menggambarkan betapa duka nestapa para korban letusan gunung berapi yg mengamuk akhir-akhir ini. semua stasiun TV beramai-ramai memberitakan tentang tragedi kemanusiaan disana...Yah...stasiun TV menjadi salah satu cara dan sarana utnuk mengetahui perkembangan yg terjadi di sana tanpa kita musti berada di lokasi. banyak pihak yg sangat terbantu dengan liputan-liputan yg mereka siarkan.

Pada dasarnya...Ideologi industri hanyalah mencari untung.Nah...stasiun TV adalah salah satu bentuk industri sengan menjual jasa berita. untuk menjaring para pemirsa dan para pemasang iklan maka mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan RATING yg tinggi. namun banyak para produser sebuah PH menggunakan cara apapun untuk mencari RATING TINGGI... adis aja tau...

Saat kemarin pada hari minggu (7/11) di sebuah stasiun TV dengan program infotementnya ber tilel "SILET" Fenny Rose, host Silet mengatakan bahwa Yogyakarta merupakan kota malapetaka. dan memprediksi akan terjadi ledakan besar susulan Merapi pada 8 November hari ini hanya berdasarkan SMS berantai yg tak bisa dipertanggung jawabkan.

Nah Lho...emangnya dia tuh Tuhan yg bisa nentuin bencana...asemtenanik...

Memang berita itu sangat meresahkan masyarakat di Jogja dan sekitarnya serta mendapat tanggapan bereaksi keras mengecam tanyangan tersebut baik dari pemerintah, DPR maupun dari kalangan masyarakat. maka pada malam harinya RCTI pun mengeluarkan tanyangan perminta maafan tentang acara "SILET" tersebut walau penayangannya tengah malam dan berdurasi cuma beberapa detik (gw aja ampe gak bisa baca isinya secara lengkap). Infoteiment selalu bertinggkah...masih inget ketika "SILET" memberikan tentang "HUJAN DARAH"...wkwkwkwkwk berita sampah yg dibuat oleh para orang pinter.

Semua demi RATING bung...demi RATING. tau gak arti RATING. RATING tuh singkatan dari "dikira-kira tapi penting"...makanya kalo elu masih percaya ama Tuhan...jangan percaya dengan Infoteiment....mending infoin gimana caranya agar korek api gw gak selalu ilang...mbuajindul korek api gw ilang meneh...ASEMIIIIK

18 komentar:

aan mengatakan...

jadi kenapa dulu rame ada wacana inpotainment "haram" ya krn spt ini britanya,,

korek masih ilang bung? Hikz

Jiox mengatakan...

infotainment diharamkan MUI tapi masih banyak yang nonton he he.. dan ngomongin bisnis, wong 'gedean' parpol saja ikutan rame-rame pake seragam partenya mas, waktu nengok di posko bencana.. mungkin juga biar rating pemilu depan bisa kedongkrak naik he he

Media Online News mengatakan...

yogyakarta kota malapetaka dengkulmu kui.... hahaha....

Rock mengatakan...

aku juga gak percaya infoteimen bung...
aku cuma percaya sama tuhan....

AkaneD'SiLa mengatakan...

emang sialan mereka tuh
halal haram hantam
gak mikir orang² di jogja

dari pda liat info'taik'men mending liat berita yang jelas² ngasih berita tentang korban² disana

PRofijo mengatakan...

Dasar inpoTAInment, kesengsaraan kok dijadikan komoditi..Asuik...

narti mengatakan...

kemarin adik sms juga berita tgl 8 itu, ternyata masuk ke SILET juga toh? aduh...

hehe korek ilang meneh... beli lagi, adis aja mau beliin, biar dapat upah permen lolipop :)

sda mengatakan...

sekarang ditambah bendera parpol ya???

Rizky2009 mengatakan...

wah aq malah g tau menau soal ini mas bay, cz aq jarang bgt liat tv

Bintang bernyanyi mengatakan...

bener jga bung setuju dengan pendapat anda..:D

Lina Marliana mengatakan...

Aku seh lebih suka nonton pilem horror dari pada nonton inpotainmen yg isinya cuman ngegosip doank, bang.. cuman bikin mempertebal dosa aja..

anak nelayan mengatakan...

rating =dikira-kira tapi penting..manteb

attayaya mobil keluarga mengatakan...

lebih enak ngomongin rating pohon eeeeeh ranting pohon bro.
bergerak pelan ditiup angin sepoi
(sok puitis)

rizan mengatakan...

wingi saya malah dapat sms "kirim pulsa,bapak dikantor polisi" bung,tak balesi sisan : "bapak kok nyopet lagi sich" wkwkwk

Gayus Tambunan mengatakan...

Setuju 100 % pokoknya jangan memancing diair keruh.. hehe

Saung Web mengatakan...

Kerjaan infotainment emang gitu.. nyarinya berita yg nyleneh2 .. seneng dia.. hehe

adin mengatakan...

waton yakyakan le gawe berita...mas wong jogja yo? haha, bajirut bahasane :D

gayuh mengatakan...

omdo ya bung britanya... mbokde silet i ngomong sak geleme dewe og.. asem tenan